Tiga Cara Menabung Yang Benar


masyarakat awam pada umumnya berbicara tentang investasi masih banyak yang belum paham, kebanyakan masih berfoukus di investasi murni. Padahal banyak sekali opsi untuk menabung dengan modalnya sangat terjangkau.
berbicara menabung pada jaman dulu sering kita mendengar pemerintah selalu menggalakan ayo menabung. Bahkan sampai saat ini pemerintah selalu meberikan edukasi tentang ayo menabung saham baik di media TV mapun di surat kabar
Bagaimana sebenarnya pemahaman menabung Saham? Ayo Menabung
Jadi kata-kata yang seringkali saya mendengar adalah “AYO MENABUNG”. Jadi menabung itu sebetulnya adalah habit atau kebiasaan.
Sebetulnya slogam ini adalah ajakan untuk kebiasaan yang positif dan baik. Tetapi orang kebanyakan kalau bicara soal menabung itu konotasinya bisa ada banyak. Tetapi saya disini memberikan tips dari beberapa orang-orang yang memang sudah terbukti mereka menabung dengan cara yang benar.
Dan cara yang benar tersebut sudah terbukti ‘menghasilkan’ bagi para tokoh-tokoh miliarder di seluruh dunia. Jadi kata menabung itu sangatlah penting. Karena apa? Seperti kata-kata dari Robert Kiyosaki, dia selalu berkata tentang satu kalimat.
“Kalau anda ingin menjadi kaya, bukan berapa banyak uang yang anda hasilkan. Tapi yang paling penting adalah berapa banyak uang yang anda simpan”.
Jadi kata-kata ‘simpan’ ini sangat penting dan paling utama. Tidak ada salahnya saya mengulang-ulang lagi supaya terekam di pola pikiran bawah sadar anda dan menjadi pola pikir anda.
Jadi yang paling penting berapa banyak uang yang anda simpan, itu yang paling utama.
Disini ada 3 cara menabung yang benar. Ada 3 tempat instrumen yang paling tepat untuk anda bisa menabung dengan benar. Dan ini adalah yang disarankan oleh Robert Kiyosaki.
1. Surat Berharga
Yang pertama adalah surat berharga. Jadi sekarang Indonesia sejak pasca tax amnesty, dan setelah Indonesia menjadi negara yang lebih maju. Saat ini Indonesia masih negara berkembang dan mau menjadi negara maju. Saham adalah salah satu instrumen yang cukup baik. Tetapi disini anda diajarkan untuk ‘MENABUNG SAHAM’. Bukan bermain saham. Jadi diulangi lagi, menabung saham. Bukan bermain saham.
Kalau anda mungkin mendengarkan konotasi kata ‘saham’, anda pasti berpikir : “Ini identik dengan perjudian”. Kata-kata di Indonesia seperti itu. Tetapi itu sebetulnya adalah informasi yang kurang tepat. Informasi yang salah. Padahal saham atau surat berharga itu sudah menjadi portofolio yang terbukti dan luar biasa di negara-negara maju.
Contoh lain untuk surat berharga atau aset paper adalah polis asuransi.
Kenapa bisa ?
Menabung di asuransi salah satu bentuk untuk menabung di Saham. Sekali lagi bukan main saham.
Saham yang dikelola oleh manager investasi yang profesional dan akuntabel melalui reksadana, saham campuran, obligasi dan seterusnya.Menfaat lain menabung saham melalui asuransi adalah proteksi atau adanya perlindungan jiwa dan menafaat tambahan lainnya. Menfaat hasil invetasi untuk mengoptimalkan proteksi sampai usia 99 tahun.
Kita perhatikan negara-negara maju, serta “Bagaimana Uang Bekerja Untuk Anda”. Itu adalah bukan orang yang menghasilkan uang. Tetapi uang yang menghasilkan uang. Saya ulangi sekali lagi, uang yang menghasilkan uang. Bagaimana uang bisa menghasilkan uang
Maksudnya adalah uang yang anda simpan itu menghasilkan uang lagi. Jadi, saya disini akan membahas tentang surat berharga itu. Di Indonesia sekarang kita memiliki OJK. Otoritas Jasa Keuangan. Jadi pastikan kalau anda membeli instrumen saham, pastikan yang sudah terdaftar di OJK.
Jadi kalau memang sudah resmi di tempat yang resmi, lembaga yang resmi, biasanya perbankan atau asuransi, Saya kira anda bisa memiliki usaha. Jadi saham itu sama seperti anda membeli perusahaan. Membeli perusahaan tetapi dengan nilai kemampuan anda. Dan pastikan menabung itu konsisten. Jangan anda menabung sekian, kemudian tidak konsisten. Segala sesuatu itu harus dijalani dengan konsisten. Itu yang pertama.
Jadi bukan menabung di bank, tetapi menabung melalui saham. Menabung di bank boleh saja. Tetapi kalau jumlahnya kecil, bunganya juga tidak terasa. Namun jika anda mungkin punya uang dalam jumlah besar, boleh saja. Tetapi yang disarankan oleh Robert Kiyosaki bukan menabung di bank. Yang pertama disarankan adalah melalui saham.
Keuntungan menabung saham:modal kecil dan bisa dicicil perbulan dengan menfaat potensi return yang tinggi
2. Property
Yang kedua ini sudah jelas. Yaitu property. “Bagaimana Cara Membuat Uang Bekerja Untuk Anda”. Itu bisa dari ruko, bisa dari apartemen, bisa dari tanah yang disewakan atau rumah yang disewakan. Ada banyak sekali. Itulah contoh uang menghasilkan uang.
Property itu sudah bukan menjadi rahasia umum. Dari zaman dahulu sampai sekarang, banyak orang menjadi kaya dari property. Dan itu memang benar. Karena property itu sebagian besar nilainya akan naik terus dan tidak pernah menyusut. Saya tidak akan bahas lebih rinci. Jadi kalau anda memiliki dana, anda bisa mulai cicil.
Hanya untuk membeli properti kita harus butuh dana yang besar .
3. Logam Mulia
Dan yang terakhir, yang ketiga adalah logam mulia. Logam mulia itu mungkin bisa dalam bentuk emas dan sebagainya. Itu juga nilainya cukup baik. Tetapi belajarlah untuk menabung. 3 tempat ini adalah tempat yang sangat disarankan kalau anda memang mengerti cara investasi yang benar.
Dan ingat, segala sesuatunya tidak harus anda beli dalam jumlah yang besar. Itu salah. Padahal seringkali kalau anda punya penghasilan, seperti yang saya kutip dari kata-kata Warren Buffett. Dia berkata dalam quotes seperti ini :
Don’t save what is left after spending. But spend what is left after saving.
Itu kata-kata dari Warren Buffett. Maksudnya apa? Maksudnya begini, intinya kalau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia adalah :
“Menabunglah dulu baru berbelanja. Jangan berberlanja dahulu baru menabung.”
Kebanyakan kalau sudah menerima uang, langsung dibelanjakan semua. Untuk beli ini dan itu, kemudian habis. Jadi tidak ada yang tersisa sedikitpun untuk ditabung. Padahal harusnya sebelum dibelanjakan habis, nomor satu itu pastikan untuk menabung dulu.
Kalau anda bisa menabung, maka itu akan menjadi kebiasaan dan baru dihabiskan kemudian untuk keperluan yang lainnya. Untuk keperluan ini itu dan sebagainya. Tapi pastikan nomor satu yang tidak boleh diganggu gugat, yaitu menabung. Dan tidak penting besar kecilnya, yang terpenting anda bisa konsisten. Kalau anda mampu menabung lebih besar, tentu lebih baik. Tetapi kalau anda tidak bisa menabung lebih besar, kecil dan besar itu relatif.
Berapa persen yang mau anda berikan? Anda bisa menabung 5% dari penghasilan anda. Atau 10% dari penghasilan anda. Berapapun itu, anda harus belajar menabung. Dengan demikian, niscaya suatu hari anda pasti akan menjadi seorang miliarder.
sebuah contoh tentang Warren Buffett. Bagaimana beliau menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Beliau merupakan orang nomor dua terkaya di dunia. Warren Buffet itu padahal bukan orang kaya pada awalnya. Tetapi beliau mempunyai sebuah kelebihan, yaitu orangnya gemar menabung. Dan kalau ditanya perusahaan milik Warren Buffett itu apa? Beliau seolah-olah tidak punya perusahaan. Tetapi sebenarnya beliau adalah miliarder di dunia, konglomerat di dunia yang paling banyak memiliki perusahaan.
Karena apa? Karena beliau memiliki perusahaan tanpa harus involve di dalam management‘nya. Tetapi beliau hanya memiliki saham dari perusahaan tersebut yang sudah dijual di bursa saham. Dan saya paling terisnpirasi pada satu hal dari kisah beliau. Dimana Warren Buffet membeli perusahaan besar Coca Cola, hanya dengan 1 US Dollar. Bisa anda bayangkan? Mungkin 1 Dollar itu kecil bagi anda. Tetapi beliau membeli perusahaan tersebut dari puluhan tahun yang lalu. Dan dia konsisten menanamkan saham 1 Dollar. Jumlah yang kecil, namun konsisten.
Dan sekarang tidak disadari. Salah satu pemegang saham yang cukup besar di perusahaan Coca Cola adalah Warren Buffet. Banyak orang yang tidak tahu. Tahukah anda, mengapa beliau dari 1 Dollar, beliau bisa memiliki sebagian besar saham dari perusahaan tersebut? Salah satu rahasianya adalah karena beliau konsisten menabung.
Jadi cara berpikir beliau dalam menabung dari investor, menabung saham itu dengan pemain saham atau trading saham itu berbeda. Kalau pemain saham, hari ini investasi. Besok sudah dilihat apakah saham sedang naik atau sedang turun. Begitulah pemain saham.
Kalau menabung saham, anda sudah beli, konsisten saja setiap bulan. Anda tidak perlu melihat saham sedang naik atau turun. Setiap bulan anda cuma diberikan portofolio dan hasil laporan usaha anda. That’s it. Itu saja. Jadi anda harus lebih paham tentang kata-kata ‘menabung saham’.
Kesimpulan
Dari 3 cara menabung saham yang paling terjangkau adalah pilihan menabung saham baik di reksadana melalui bank maupun melalui unit link dan kelebihan melaui unit link adalah ada proteksi. Dan cicilan juga sangat terjangkau. Dan nomor dua adalah membeli logam mulia karena relatif murah sementara properti agak sulit karena butuh dana besar.
Semoga bermenfaat
Sumber: http://successbefore30.co.id/3-cara-menabung-yang-benar/ diakses tanggal 31 Maret 2017.

ILUSTRASI PROGRAM GRATIS Akan Kami Kirim Untuk Anda Tanpa Biaya, Berlaku Untuk Anda di Seluruh Wilayah Indonesia.
MARI BERASURANSI…
Saya Siap Membantu Anda Mendapatkan Polis Asuransi di Allianz

Hubungi Mr. Bir
WA/HP :08114855105
Email: desideriusland@gmail.com

Nikmati Ongkos kirim gratis apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agent Asuransi Allianz di Jakarta

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *