Asuransi adalah Proteksi, Bukan Investasi,

Asuransi Jiwa adalah PROTEKSI Bukan INVESTASI, hal ini sangat penting untuk dipahami calon nasabah agar tidak membeli Asuransi dengan tujuan “Cari Untung” karena Asuransi bukan instrumen yang tepat untuk “cari untung”.
Kalau tujuan calon nasabah adalah melipat gandakan atau memaksimalkan keuntungan maka sasaran yang lebih tepat adalah dengan membeli produk Investasi.
Berikut penjelasannya …
1. ASURANSI JIWA
Asuransi Jiwa dibeli untuk memproteksi nilai ekonomi seseorang sehingga terhindar dari kerugian asset yang besar dengan cara membayar premi yang nilainya relatif jauh lebih kecil.
Ada yang menyebutkannya dengan ungkapan “Uang Kecil Membeli Uang Besar” yang pengertian sebenarnya adalah membayar sejumlah uang kecil kepada perusahaan Asuransi Jiwa (disebut Premi) agar terhindar dari pengeluaran uang yang jumlahnya jauh lebih besar.
PREMI ASURANSI JIWA tidak ditujukan untuk mengembangkan dana nasabah, tetapi untuk mempersiapkan sejumlah santunan sesuai perjanjian kedua belah pihak kepada AHLI WARIS nasabah apabila nasabah meninggal dunia.
Premi Asuransi Jiwa yang dibayarkan oleh nasabah hanya akan bermanfaat (atau hanya memberikan santunan) apabila nasabah tersebut meninggal dunia (atau tidak memiliki nilai ekonomi lagi bagi keluarganya), “santunan” yang dipersiapkan/dibayarkan oleh perusahaan Asuransi Jiwa ini dikenal sebagai UANG PERTANGGUNGAN yang jumlahnya disebutkan di dalam polis Asuransi Jiwa yang dimiliki nasabah.
Penjelasan khusus mengenai jenis-jenis Asuransi Jiwa, metode pembayaran, batasan-batasan perlindungan yang diberikan akan saya uraikan dalam sesi lain yang lebih khusus.
2. INVESTASI
Produk Investasi dibeli untuk mengelola uang nasabah sehingga bisa berkembang sesuai dengan yang diharapkan. Perkembangan uang inilah yang menjadi tujuan nasabah dalam membeli produk Investasi yang ditawarkan
Produk Investasi (dan juga Asuransi) merupakan komitmen jangka panjang, artinya calon nasabah tidak dapat menikmati hasil investasinya dalam kurun waktu yang singkat.
Pengelola uang nasabah ini disebut atau dikenal sebagai MANAJER INVESTASI yang berupa sebuah perusahaan legal yang diberi kepercayaan oleh nasabah untuk mengembangkan uangnya.
Besarnya keuntungan yang akan diterima nasabah bukanlah sebuah angka yang pasti, nasabah dapat memperkirakan perkembangan dana investasinya melalui KINERJA LAMPAU dari perusahaan tersebut dalam mengelola dana nasabahnya.
Jadi keuntungan yang diharapkan nasabah BUKAN berdasarkan JANJI semata, melainkan berdasarkan kinerja rata-rata HASIL yang telah LAMPAU selama dana tersebut dikelola oleh manajer investasi.
Kembali ke pengertian awal bahwa produk Investasi ini dibeli oleh nasabah untuk dikembangkan (di kelola), melalui produk Investasi inilah peluang “cari untung” sangat terbuka lebar.
Jadi …
Pastikan membeli produk ASURANSI JIWA untuk proteksi NILAI EKONOMI Anda dan Pastikan membeli produk INVESTASI untuk “CARI UNTUNG” yang maksimal….
Sedangkan Hasil investasi dana Unit Link adalah untuk membayar biaya-biaya setelah nasabah cuti premi agar fungsi proteksi nasabah akan tetap sampai usia 99 tahun.
Untuk proposal call Mr. Bir
WA/HP: 08114855105
Email: desideriusland@gmail.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *